Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Bupati Paramitha Ajak Siswa Dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Dan Sehat

BREBES — Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes dan Puskesmas Jatirokeh, memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Tahun 2026 di SD Negeri Wanatawang 04, Kecamatan Jatirokeh, pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti ratusan siswa-siswi sekolah dasar setempat.

Selain edukasi mengenai pentingnya mencuci tangan dengan sabun, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian bantuan sembako, serta pembagian tumbler dan tas sekolah kepada para siswa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M., Ketua TP PKK Kabupaten Brebes Akhmad Saeful Ansori, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Brebes, H. Indra Kusuma, S.Sos., beserta istri, serta Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dr. Heru Padmonobo, M.Kes. Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja pasca melaksanakan inspeksi mendadak di Puskesmas Jatirokeh sebelumnya.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa mencuci tangan menggunakan sabun adalah kebiasaan sederhana yang memiliki dampak luar biasa bagi kesehatan. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak selalu memerlukan biaya besar atau tindakan yang rumit, melainkan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari yang dilakukan secara konsisten.

“Tangan adalah bagian tubuh yang paling sering menyentuh berbagai benda — mulai dari uang, gagang pintu, gawai, hingga mainan. Tangan yang terlihat bersih belum tentu terbebas dari kuman yang dapat menimbulkan penyakit. Di sinilah pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Sederhana, namun melindungi kita dan keluarga dari berbagai penyakit,” ujar Bupati disambut antusiasme para siswa.

Suasana kegiatan berjalan hangat dan interaktif saat Bupati mengajak para siswa menjawab pertanyaan sederhana: kapan saja kita wajib mencuci tangan. Dengan pendekatan yang ramah dan komunikatif, anak-anak diajak memahami bahwa hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar saat ada kegiatan peringatan.

Bupati mengingatkan anak-anak untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah dari toilet, setelah bermain, dan saat tangan terlihat kotor. Kebiasaan ini diharapkan terus dibiasakan baik di sekolah maupun di rumah bersama orang tua.

Bupati juga menekankan bahwa edukasi kesehatan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja. Peran orang tua di rumah, guru di sekolah, serta kader PKK di lingkungan masyarakat sangat strategis untuk menanamkan dan memperkuat kebiasaan hidup bersih dan sehat.

“Orang tua memberi contoh, guru membiasakannya di sekolah, dan kader PKK menguatkannya di masyarakat. Gerakan mencuci tangan pakai sabun ini tidak boleh berhenti saat kegiatan selesai. Ini harus menjadi budaya kita semua,” pesan Bupati.

Kader PKK dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelompok dasawisma dinilai memiliki peran yang sangat penting karena berada paling dekat dengan masyarakat. Pesan-pesan kesehatan dapat terus disampaikan melalui kegiatan posyandu, kunjungan rumah, maupun interaksi sehari-hari.

Bupati menegaskan bahwa derajat kesehatan masyarakat tidak hanya dibangun saat seseorang jatuh sakit dan berobat, tetapi sejak dini melalui pola hidup bersih, lingkungan yang sehat, dan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit.

Selain penyuluhan kesehatan, warga yang hadir juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Bantuan sembako turut disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Sementara bagi para siswa, diserahkan tumbler untuk mendukung kebiasaan membawa minum sendiri dan tas sekolah guna menunjang semangat belajar mereka.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sekaligus memberikan pelayanan dan perhatian sosial yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Momentum peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan, agar anak-anak Kabupaten Brebes tumbuh dalam lingkungan yang sadar akan kebersihan dan kesehatan. Melalui langkah kecil namun konsisten, diharapkan dapat terwujud generasi Brebes yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.

Salam sehat. Mari biasakan cuci tangan pakai sabun, mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.



Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *